Jakarta: Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Xu Bu, mengatakan bahwa Tiongkok siap untuk menjalin kerja sama dengan ASEAN dalam mengimplementasikan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di wilayah Asia Tenggara.
"Tiongkok siap bekerja sama lebih lagi dengan para anggota ASEAN dalam mengimplementasi SDGs. Karena, masa depan di tangan kita," ujar Xu Bu, di Sekretariat ASEAN dalam acara Peluncuran Laporan Pendanaan SDGs di ASEAN, Jakarta, Jumat 17 November 2017.
Tahun ini, kerja sama strategis ASEAN-Tiongkok memasuki usia ke-15 tahun. Xu Bu menyebutkan, selama 15 tahun berjalan, total perdagangan keduanya mencapai USD452 juta. Tahun lalu, perdagangan keduanya mencapai USD38 juta.
"SDGs jika sudah tercapai dapat memakmurkan para warga kita," imbuhnya.
Karenanya, dalam pertemuan ASEAN-Tiongkok di Manila kemarin, dia menuturkan ada pesan kuat yang disampaikan Presiden Xi Jinping untuk semua anggota ASEAN.
"Membangun komunitas untuk kebaikan seluruh masyarkat kita merupakan hal baik yang harus kita lakukan bersama," ujar Xi.
ASEAN bersama dengan Tiongkok dan Organisasi PBB di bidang pembangunan meluncurkan publikasi pendanaan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di ASEAN. Publikasi ini merupakan komitmen untuk berfokus untuk merampingkan pendanaan pembangunan dan penguatan sumber domestik negara-negara anggota ASEAN.
Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk bidang Komunitas Sosial dan Budaya, Vongthep Arthakaivalvatee menyebutkan, kekuatan terbesar ASEAN adalah pada masyarakatnya. Dengan masyarakat yang banyak dan latar belakang yang beragam, menjadi salah satu aset besar bagi organisasi di Asia Tenggara ini.
Pembahasan mengenai laporan ini sudah dilakukan sejak Agustus lalu dalam simposium 'Leave No One Behind' di Thailand.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar